Merawat Tiang Lampu dengan benar – Tiang lampu merupakan sebuah alat yang digunakan sebagai penyangga dari lampu agar dapat menerangi secara maksimal. Saat ini penggunaan dari tiang lampu pun sudah banyak yang beraneka ragam, mulai dari tiang lampu dengan jenis solar cell, tiang lampu dengan model antik, klasik hingga model minimalis.

Namun apakah kalian sebagai pengguna tiang lampu tahu bagaimana cara merawat tiang lampu dengan benar? Jika Anda sebagai pengguna tiang lampu tidak mengetahui bagaimana merawat tiang lampu itu sendiri akan sangat merugikan untuk Anda.

Merawat Tiang Lampu dengan benar

Pada kesempatan kali ini, kami Agung Bersama Indonesia akan membantu Anda dalam memberikan tips bagaiamana cara merawat tiang lampu dengan benar. Untuk Anda penggna tiang lampu dan tidak paham dengan betul mengenai bagaimana cara merawat tiang lampu itu sendiri, penting sekali untuk Anda memahami artikel kami yang satu ini hingga akhir.

  1. Perawatan Kabel Instalasi

Mengapa harus dilakukan perawatan pada kabel instalasi? Karena banyak kita lihat penggalian – penggalian untuk pemasangan Telkom, air PDAM memberikan goresa pada kabel. Di mana goresan tersebut dapat mengakibatkan konsleting dan bahkan bisa terbakar. Maka dari itu sesekali harus dilakukan pengecekkan kebocoran pada kabel instalasinya. Bagaimana caranya? Anda dapat melihat dari volt meter yang terbaca.

  1. Perawatan tiang listrik

Pengecekkan tiang lampu jalan baik solar cell maupun biasa perlu menjadi perhatian. Karena belum semua pemasangan tiang lampu menggunakan bahan galvanis yang anti korosi sehingga tidak mudah roboh. Maka dari itu untuk daerah kawasan pantai yang udaranya terkontaminasi dengan suhu garam akan mudah korosi jika tidak menggunakan bahan tiang galvanis.

  1. Perawatan Cahaya Lampu

Setiap lampu memiliki masa untuk dapat bertahan dengan cahayanya hingga ada pergantian lampu. Tidak terkecuali jika Anda menggunakan tiang lampu solar cell yang menggunakan energi matahari, itu pun Anda tetap diharuskan berganti lampu. karena panel surya hanya sebagai penyerap energi, tapi jika sudah lama penggunaan tetap lampu akan mengalami penggelapan atau kabel terputus.

  1. Penggunaan Batas Controller

Controller biasanya digunakan pada tiang lampu dengan jenis solar cell. Perlu adanya pembatasan dalam charge dan discharge baterai. Karena baterai pun memiliki kapasitas untuk menyimpan daya, sebaiknya jangan terlalu over charge.

Penyimpanan daya yang ada pada tiang lampu solar cell kisaran 13,8 hingga 14,8 volt. Kalau Anda ingin lebih banyak menyimpan daya sebaiknya tambahkan satu buah panel surya dan mengganti lampu dengan watt lampu LED yang dapat mengisis baterai lebih banyak.

Berikut penjelasan yang dapat kami sampaikan kepada Anda semua, apabila ada hal yang masih kurang dimengerti Anda dapat menanyakannya kepada kami Agung Bersama Indonesia. Dapatkan penawaran menarik mengenai berbagai tiang lampu jalan hanya pada Agung Bersama Indonesia.

Call
Whatsapp
WhatsApp chat